//
you're reading...
Paper

PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS VI SD

   PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS VI SD

Untuk Lebih lengkapnya, bisa di baca n klik  blogger ini Ilmuhamster.blogspot.com

A. Judul Penelitian  : Penerapan Pendekatan Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar IPS Siswa Kelas VI SD Negeri 2 Batuan Kaler Gianyar

B.     Latar Belakang Masalah

Tujuan mata pelajaran IPS agar peserta didik memiliki kemampuan : ( 1 ) mengenal konsep yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat dan lingkungan ( 2 ) memiliki kemampuan dasar untuk berpikir logis dan kritis, rasa ingin tahu, inquiri, memecahkan masalah dan keterampilan dalam kehidupan sosial, ( 3 ) memiliki komitmen dan kesadaran terhadap nilai – nilai sosial dan kemanusiaan, ( 4 ) memiliki kemampuan berkomunikasi, bekerja sama dan berkompetisi dalam masyarakat yang majemuk, tingkat lokal, nasional dan global ( Kurikulum SD Negeri 2  Batuan Kaler 2007. ). Untuk mempelajari konsep-konsep yang terdapat dalam IPS diperlukan pemikiran yang kritis dan penalaran yang tepat. Di dalam konsep-konsep IPS tersebut terdapat konsep pembelajaran yang kelihatannya sederhana tetapi terkadang membuat peserta didik menjadi bingung. Sehingga prestasi peserta didik dalam mata pelajaran IPS tidak sesuai dengan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai.

Tujuan mata pelajaran tersebut tampaknya sesuai dengan hakikat IPS yang memiliki dua dimensi, yaitu dimensi produk dan dimensi proses. Untuk mencapai tujuan tersebut di atas telah ditempuh beberapa cara antara lain perbaikan kurikulum dan penataran-penataran bagi guru-guru. Namun kenyataannya pembelajaran sering dijalankan secara monoton, yaitu dengan metode ceramah. Proses pembelajaran IPS di SDN 2 Batuan Kaler yang dilakukan selama ini masih didominasi oleh metode ceramah. Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran maka diperlukan penyempurnaan pembelajaran yang sesuai dengan tujuan dan hakikat IPS. Siswa harus dirangsang untuk dapat berinteraksi dengan temannya dalam memperoleh pengetahuan, dan diberikan tanggung jawab menemukan dan memperoleh pengetahuannya sendiri, sehingga siswa merasa adanya persaingan yang sehat dan dapat meningkatkan motivasinya dalam proses belajar mengajar.

Banyak faktor yang menyebabkan hasil belajar dan prestasi belajar IPS siswa tidak sesuai dengan tujuan yang diharapkan di antaranya peserta didik tidak memiliki kemampuan menggunakan penalaran pada pola dan sifat serta kemampuan dalam membuat generalisasi, menyusun bukti  atau menjelaskan gagasan dan pernyataan IPS. Selain itu faktor yang sangat mempengaruhi kesulitan dalam memahami pembelajaran IPS di SDN 2 Batuan Kaler  adalah metode dan pendekatan yang digunakan oleh seorang guru dalam pembelajaran kurang tepat dan membuat siswa menjadi kurang memahami materi tersebut. Selain itu beberapa kelemahan yang terjadi dalam proses pembelajaran khususnya  yang diterapkan oleh guru di SD. Negeri 2 Batuan Kaler dalam mata pelajaran IPS di kelas VI  antara lain ; masih ada paradigma bahwa pengetahuan yang dimiliki guru dapat dipindahkan begitu saja kepada siswa. Dalam asumsi tersebut, guru memfokuskan pelajaran IPS pada upaya penuangan pengetahuan sebanyak mungkin kepada siswa, secara umum guru masih menerapkan metode ceramah, sehingga keterampilan siswa dalam mempraktekkan konsep – konsep yang mereka pelajari sangat kurang, dengan demikian pembelajaran dirasakan tidak bermanfaat, tidak menarik dan membosankan.

Berdasarkan pengamatan peneliti, selama ini keaktifan siswa dan prestasi belajar siswa dalam mata pembelajaran IPS di SD Negeri 2 Batuan Kaler khususnya di kelas VI masih rendah. Ada dugaan bahwa rendahnya hasil belajar siswa dipengaruhi oleh pendekatan dan media pembelajaran yang digunakan. Berdasarkan uraian di atas, salah satu inovasi yang dapat diterapkan untuk mengatasinya adalah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw. Model pembelajaran ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi siswa karena interaksi antara siswa itu sendiri baik secara fisik maupun psikologis dapat ditingkatkan. Dalam interaksi tersebut dapat terjadi proses saling mengisi antara siswa yang satu dengan siswa yang lainnya, dengan demikian pada akhirnya hasil belajar siswa dapat ditingkatkan. Terkait hal tersebut di atas maka dilaksanakan penelitian ini.

C.    Rumusan Masalah

Bertitik tolak dari pembatasan masalah di atas, maka masalah-masalah yang akan diteliti dalam penelitian ini adalah :

1.   Apakah melalui penerapan pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas VI SD. Negeri 2 Batuan Kaler?

2.   Apakah melalui penerapan pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dapat meningkatkan Hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas VI SD. Negeri 2 Batuan Kaler?

D.    Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian ini adalah :

  1. Meningkatkan keaktifan  belajar siswa kelas VI SD. Negeri 2 Batuan Kaler dalam mata pelajaran IPS melalui pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw.
  2. Meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI SD. Negeri 2 Batuan Kaler dalam mata pelajaran IPS melalui pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw.
    E.     Manfaat Penelitian

Temuan penelitian ini diharapkan memiliki manfaat praktis dan teoritis bagi Guru-guru SD Kabupaten Gianyar dan Dinas Pendidikan selaku pemegang kebijakan pendidikan. Secara rinci dapat dijelaskan sebagai berikut :

1. Dari segi teoritis.

Secara umum penelitian ini paling tidak memberikan masukan terhadap dunia pendidikan tentang tingkat keefektifan pendekatan dan media pembelajaran beserta metode yang mendukung terhadap proses pembelajaran dan secara khusus menjelaskan kelebihan dan kelemahan masing –  masing pendekatan dan media pembelajaran.

2. Dari segi praktis

Pada penelitian ini di antaranya memberikan manfaat pada:

a. Guru/Peneliti

1) Mendorong untuk meningkatkan kreatifitas guru dalam mengadakan pembelajaran yang menarik.

2) Meningkatkan pengetahuan guru tentang pendekatan kooperatif tipe jigsaw.

3)   Dapat membantu mengatasi permasalahan pembelajaran yang dihadapi dan menambah wawasan serta keterampilan pembelajaran yang digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa.

b. Pembaca

1) Memberitahukan wawasan tentang pendekatan kooperatif tipe jigsaw.

2)  Sebagai acuan untuk penelitian selanjutnya.

c. Siswa

1)  Mempermudah siswa untuk memahami materi yang disampaikan.

2)   Mendorong dan memberi rangsangan kepada siswa untuk membangun pengetahuannya sendiri.

3) Membangkitkan keaktifan  dan minat belajar siswa

d. Sekolah

1)   Memberikan sumbangan dalam upaya meningkatkan mutu pembelajaran  di sekolah.

2)   Mendorong sekolah untuk selalu mengevaluasi tingkat keefektifan pembelajaran di sekolah.

F.   Kajian Pustaka

Untuk Lebih lengkapnya, bisa di baca n klik  blogger ini Ilmuhamster.blogspot.com

 

About these ads

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: