//
you're reading...
Paper

IMPLEMENTASI PENDEKATAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS IV SD …………….. DENPASAR

  1. A.    Judul Penelitian

IMPLEMENTASI PENDEKATAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS IV SD …………….. DENPASAR

B. Latar Belakang Masalah Penelitian

Strategi belajar mengajar merupakan suatu sistem intruksional. Kegiatan suatu sistam intruksional akan melibatkan seluruh komponen yang saling mendukung untuk mencapai tujuan. Adapun komponen-komponen yang membentuk kegiatan belajar mengajar tersebut seperti guru, media, sarana, dan prasarana, kurikulum, evaluasi,  lingkungan dan sebagainya.

Situasi yang memungkinkan terjadinya kegiatan pembelajara yang optimal adalah suatu situasi dimana siswa dapat berinteraksi dengan komponen lain secara optimal dalam rangka mencapai tujuan. Salah satu usaha yang dapat dilakukan adalah dengan memahami bagaimana siswa kita belajar, apakah prilaku menunjukan bahwa  belajar telah berlangsung pada diri siswa. Bagaimana informasi yang diperoleh dapat diproses dalam pekerjaannya, kemudian mampu dikembangkan, bagaimana informasi ini disajikan agar dapat dicerna, lama diingat serta mampu bertahan dalam pikiran siswa.

Pendidikan IPA di sekolah dasar sangat penting untuk ditanamkan kepada siswa. Rendahnya kesadaran siswa mempelajari pendidikan IPA menyebabkan kurang pahamnya siswa pada materi yang dibahas ketika mengajar. Pelajaran IPA sering dianak tirikan karena dianggap gampang dan tanpa belajarpun bisa menjawabnya. Padahal jika dipelajari, pelajaran IPA sebenarnya lebih rumit dibandingkan dengan pelajaran matematika. Yang menyebabkan pelajaran IPA lebih rumit adalah pengimplementasiannya dalam kehidupan sehari-hari. Seperti pada saat siswa melakukan praktek setruktur dan fungsi bagain tumbuhan siswa sudah melakukan tahapan praktek dengan baik tetapi hasil akhir dari kegiatan itu siswa banyak menemukan kendala di antaranya dalam menyebutkan bagian-bagain bunga sempurana.

Salah satu tujuan yang ditegaskan dalam kurikulum tingkat satuan pendidikan Sekolah Dasar, diharapakan nantinya siswa memiliki kemampuan mengembangkan keterampilan proses untuk mengkaitkan pelajaran terhadap kehidupan sehari-hari, baik dalam memecahkan masalah dan membuat keputusan. Berdasarkan tuntutan kurikulum tersebut diharapkan dalam proses pembelajaran IPA siswa diorientasikan dengan kehidupan nyata yang relevan dengan konsep atau kajian dalam proses pembelajaran.

Namun kenyataan masih banyak guru melaksanakan pembelajaran dengan model kovensional yang dilandasi dengan interaksi satu arah dengan dominasi metode ceramah yang bermuara pada guru sebagai subyek dalam proses pembelajaran (Teakher Centered), sehingga pembelajaran dirasakan kurang bermakna bagi siswa dan ini berpengaruh terhadap hasil belajar siswa yang cendrung rendah. Kondisi seperti ini banyak terjadi yang disebabkan olah faktor guru itu sendiri , faktor siswa maupun sarana/prasarana.

Begitu juga rendahnya hasil belajar IPA di SD No. 3 Ubung menunjukkan hasil belajar siswa yang dilihat dari hasil ulangan harian yang telah dilaksanakan secara klasikal masih cenderung rendah dengan rata-rata kelas di bawah 6,0 sedangkan KKM untuk mata pelajaran IPA adalah 70. Berdasarkan hasil refleksi diri terayata sebagian besar masalah yang terjadi diakibatkan karena dalam proses belajar mengajar guru hanya menggunakan metode pengajaran konvensional dengan metode ceramah, guru jarang memberikan apersepsi sebelum memulai pelajaran, guru tidak mengajarkan materi dengan keadaan alam sekitar, rendahnya minat belajar IPA karena orang tua siswa lebih cenderung mengajarkan anaknya pada mata pelajaran berhitung dan membaca sehingga tidak diimbangi dengan mengajarkan IPA kepada anaknya. Untuk itu penulis mencoba menerapkan model pembelajaran kontekstual untuk meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa Kelas IV SD No. 3 Ubung tahun pelajaran 2009/2010. Karena pendekatan ini mengaitkan antara materi yang diajarkan dengan situasi dunia nyata.Berdasarkan latar belakang di atas, peneliti termotivasi untuk mengadakan penelitian yang berjudul “ Imlementasi Pendekatan Kontekstual Untuk Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar IPA Pada Siswa Kelas IV SD …………….. Denpasar”.

 

  1. D.    Rumusan Masalah Penelitian

Berdasarkan latar belakang di atas, dapat dirumuskan permasalahan yaitu sebagai berikut.

  1. Apakah melalui pendekatan kontekstual dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam belajar IPA kelas IV di SD …………….. Denpasar?
  2. Apakah pendekatan pembelajaran kontekstual efektif untuk meningkatkan hasil belajar IPA kelas IV di SD …………….. Denpasar?
  1. E.     Tujuan Penelitian

Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah sebagai berikut.

  1. Tujuan umum

Untuk mengetahui efektifitas Pendekatan kontekstual dalam meningkatakan keaktifan dan hasil belajar IPA di SD …………….. Denpasar.

  1. Tujuan Khusus
    1. Untuk meningkatkan keaktifan siswa melalui pendekatan kontekstual dalam belajar IPA kelas IV di SD …………….. Denpasar.
    2. Untuk meningkatkan hasil belajar IPA melalui pendekatan kontekstual siswa kelas IV di SD …………….. Denpasar.
  1. F.     Manfaat Hasil Penelitian

Adapun manfaat yang diharapkan melalui penelitian ini adalah sebagai berikut.

a.  Bagi  siswa

Dapat memberikan pengalaman belajar yang menarik, karena siswa dilibatkan secara langsung dalam proses belajar mengajar dan mempunyai kesempatan yang banyak untuk dapat mengemukakan pendapat, tanggapan dan pertanyaan selama kegiatan berlangsung.

b.   Bagi guru

Timbulnya kesadaran untuk menumbuhkan inovasi-inovasi baru dalam pembelajaran sehingga kegiatan belajar mengajar menarik minat siswa.

c.   Bagi peneliti

peneliti untuk menambah pengetahuan dan wawasan motivasi dan prestasi belajar.

d.  Bagi Sekolah

Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai salah satu acuan dalam memperkaya model pembelajaran yang diterapkan guru di sekolah yang bersangkutan.

  1. G.    Kajian Teori

1.1  Pembelajaran Kontekstual

  1. Pengertian Pembelajaran Kontekstual

Johson (dalam Nurhadi, 2004: 12), mengungkapkan sistem kontekstual adalah suatu proses pendidikan yang bertujuan membantu peserta didik melihat makna dalam bahan yang mereka pelajari dengan cara menghubungkannya dengan konteks kehidupannya sehari-hari.

Sementara The Washington State Consortium for Contextual Teaching and Learning (dalam Nurhadi, 2004: 12), merumuskan pengajaran kontekstual adalah pengajaran yang memungkinkan peserta didik memperkuat, memperluas, dan menerapkan pengetahuan dan keterampilan akademisnya dalam berbagai latar di sekolah dan diluar sekolah untuk memecahkan persoalan yang ada dalam dunia nyata. Nurhadi (2004: 13) menyebutkan bahwa pembelajaran kontekstual adalah konsep belajar pada saat guru menghadirkan dunia nyata ke dalam kelas dan mendorong peserta didik membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapan dalam kehidupan sehari-hari.

Dari definisi di atas dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kontekstual adalah suatu pmbelajaran yang selalu berupaya untuk mengaitkan materi pelajaran dengan dunia nyata siswa sehingga nantinya diharapkan siswa akan dapat lebih mudah memahami materi pelajaran tersebut dan dapat memahami masalah yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari dan sekaligus mampu memecahkan masalah tersebut dengan menerapkan materi yang telah diperolehnya di sekolah.

Dari konsep tersebut menurut Depdiknas (2005) ada tiga hal yang mesti kita pahami, antara lain.

Pertama. CTL menekankan kepada proses keterlibatan siswa secara penuh untuk dapat menemukan materi, Kedua, CTL mendorong agar siswa dapat menemukan hubungan antara materi yang dipelajari dengan situasi kehidupan nyata, Ketiga, CTL mendorong siswa untuk dapat menerapkan dalam kehidupan nyata, artinya CTL bukan hanya mengharapkan siswa dapat memahami materi yang dipelajarinya, akan tetapi bagaiman materi pelajaran itu dapat mewarnai perilakunya dalam kehidupan sehari-hari. Sehubungan dengan hal itu, terdapat lima karakteristik penting dalam proses pembelajaran yang menggunakan pendekatan CTL.

Untuk Lebih lengkapnya, bisa di baca di blogger ini Ilmuhamster.blogspot.com

 

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: